Greenland. DOK FT
Greenland. DOK FT

AS dan Denmark Sepakati Keamanan Greenland, Apa Isi Kesepakatannya?

Annisa ayu artanti • 19 September 2026 10:14
Ringkasnya gini..
  • AS, Denmark, dan Greenland mencapai kesepakatan keamanan yang memperluas kehadiran militer AS di pulau Arktik tersebut.
  • Kesepakatan membatasi kehadiran militer dan investasi sensitif negara-negara non-NATO, termasuk Rusia dan China.
  • Greenland tetap berada dalam Kerajaan Denmark, sementara hak rakyatnya untuk menentukan nasib sendiri tetap diakui.
Jakarta: Amerika Serikat (AS) dan Denmark mengumumkan kesepakatan mengenai keamanan Greenland setelah ancaman Presiden AS Donald Trump untuk merebut wilayah tersebut dengan paksa.

Seperti diketahui, Trump menyatakan bahwa kesepakatan itu akan memberikan AS kendali permanen atas keamanan dan segala kebutuhan lainnya.

Perdana Menteri Denmark mengatakan kesepakatan tersebut memperkuat keamanan di wilayah Arktik dan Atlantik Utara, namun tidak membahas secara rinci poin-poin kesepakatan yang disebutkan Trump dalam unggahan media sosialnya.

Kesepakatan ini tercapai setelah berbulan-bulan Trump melontarkan ancaman untuk mengambil alih Greenland dengan alasan keamanan nasional, seraya menyoroti lokasi strategis wilayah itu untuk kepentingan pertahanan serta kekayaan mineralnya.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak membebani biaya bagi Amerika Serikat dan akan memberikan kemampuan bagi AS untuk melakukan apa pun yang diperlukan guna menjamin dan mempertahankan keamanan Greenland.

Ia menyebutkan kesepakatan itu mencakup ketentuan yang melarang pihak lawan AS untuk mempertahankan kehadiran militer di Greenland atau melakukan investasi sensitif di Greenland tanpa persetujuan tertulis yang tegas dari kami.

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, mengonfirmasi bahwa kesepakatan tersebut akan ditandatangani pada Sidang Majelis Umum PBB pekan depan.
 
"Kesepakatan itu memperkuat keamanan bersama kita di wilayah Arktik dan Atlantik Utara," ujarnya di BBC, Sabtu, 19 September 2026. 

Ia menambahkan bahwa kesepakatan tersebut masih memerlukan persetujuan dari pihak legislatif dan harus melalui prosedur parlemen yang diperlukan agar dapat mulai berlaku.

Ketua Pemerintah Greenland, Jens-Frederik Nielsen, mengatakan bahwa hal ini menggembirakan karena kita akan menjalin kesepakatan yang menjamin dan memperkuat keamanan Greenland, Denmark, dan AS.

"Kesepakatan ini mengakui kepentingan Greenland dan posisi kami dalam kerja sama internasional. Ini demi kepentingan kita semua," ucapnya.

Selama berbulan-bulan, Trump berupaya membeli atau menganeksasi wilayah Denmark yang kaya mineral tersebut dengan alasan bahwa wilayah itu rentan terhadap pihak lawan, termasuk Rusia dan Tiongkok.  Ia bahkan sempat mengancam akan melakukan tindakan militer di Greenland, yang memicu kecaman keras dari rakyat Denmark dan negara-negara anggota NATO lainnya. 


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan